Laman

Tampilkan postingan dengan label amankan bisnis anda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label amankan bisnis anda. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 September 2011

Pentingnya Revisi terhadap Kegiatan Perusahaan

Jika Anda berpikir bahwa sebuah strategi yang lebih radikal dan baru dibutuhkan, pertimbangkan untuk “menemukan kembali” diri Anda sendiri dan tim Anda.

Setelah Andrea Jung menjabat pimpinan dan CEO Avon Products, Inc. selama beberapa tahun, ia menyadari bahwa strategi yang ia terapkan tidak berhasil.

revisi0911“Jika Anda membutuhkan sebuah teladan tentang apa yang dimaksud dengan keberanian kepemimpinan, inilah contoh yang sempurna. Suatu saat saya harus dengan rendah hati membatalkan strategi saya dan membatalkan tim saya.”

Mentornya menyarankan Jung untuk pulang malam itu dan berupar-pura bahwa ia telah dipecat dan kemudian datang keesokan harinya dan membayangkan bahwa ia bukan bagian perusahaan yang dipekerjakan untuk membuat keputusan objektif, keras dan cepat untuk selamatkan perusahaan. ”Mungkin hal itu adalah beberapa dari nasihat yang amat penting  yang pernah saya terima. Saya kembali keesokan paginya dan kami melakukan hal-hal berani sehubungan dengan penataan kembali perusahaan secara radikal. Kami membuat keputusan yang amat sulit tanpa merasa sayang terhadap strategi yang sudah ada dan keputusan tersebut memang mampu membuka babak baru dalam perusahaan.”

Wu Xiaobing, presiden dan direktur pengelola perusahaan farmasi Wyeth China, menggunakan pendekatan yang sama dengan seluruh tim manajemen.

Selama sesi curah gagasan yang di dalamnya para kolega didorong untuk mengkritik keputusan yang sudah lalu. Saat itu, ia menanyakan, “Jika setiap anggota tim manajemen meninggalkan perusahaan untuk alasan apapun. Apa yang akan tim manajemen lakukan? Akankah mereka puas dengan tingkat pertumbuhan yang kita telah capai selama beberapa tahun ini? Atau akankah mereka hendak berkembang lebih cepat untuk menunjukkan bahwa mereka lebih mampu? Jika begitu, maka mereka harus belajar dua hal. Pertama, kesalahan apa yang pendahulu mereka lakukan atau lakukan dengan kurang baik? Kedua, setiap orang harus melupakan identitas dirinya dan membayangkan ia adalah anggota tim baru. Tidak penting apa yang telah terjadi di masa lalu, Anda bisa mengkritik perusahaan tanpa harus takut. Dan sungguh, setelah diskusi dan curah gagasan, kami terkejut bahwa kami memiliki banyak sekali simpulan dan ada banyak hal yang belum kami lakukan.”

Jika strategi baru Anda tidak berhasil, mundur dan pertimbangkan pendekatan baru yang berbeda. Coba bayangkan bahwa Anda seorang pemimpin baru yang menghadapi situasi terkini untuk pertama kalinya. Anda juga perlu melihat situasi yang ada secara objektif dan pertimbangkan solusi yang lebih radikal. Ambil tindakan  seolah Anda adalah pemimpin baru. Singkirkan keterlibatan Anda dengan strategi dan pendekatan sebelumnya. Anggota tim sudah memercayai Anda dan setia pada Anda sehingga arahan Anda yang baru akan lebih mudah bagi mereka untuk diadopsi daripada jika arahan tersebut dikemukakan oleh pihak luar. Meminta kolega untuk membayangkan diri sendiri sebagai sebuah tim baru yang segar yang menguji kinerja perusahaan di masa lau membantu tim untuk menguji kinerjanya sendiri secara kritis tetapi positif. (*/Akhlis)

Sabtu, 30 Juli 2011

7 Kesalahan Mengejar Passion Berbisnis

7 Kesalahan Mengejar Passion Berbisnis PDF Cetak E-mail
Kamis, 30 Juni 2011 10:38
passion_b15Banyak orang berbicara tentang semangat dalam berwirausaha dalam bidang yang mereka sukai dan semacamnya. Dan makin banyak orang menyadari bahwa mereka tidak ingin menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melakukan hal-hal yang mereka benci.

Namun, kita bisa temukan berbagai macam kesalahan yang tidak seharusnya dilakukan saat orang benar-benar ingin meraih gairah atau passion mereka dalam kehidupan termasuk dalam membangun bisnis.

Berikut ialah sejumlah kesalahan yang sering dilakukan oleh orang saat mengejar passion mereka dalam bisnis. Silakan menyimak dan jika mungkin Anda mengalaminya, Anda bisa perbaiki dari sekarang.

Kesempurnaan

Hal paling utama yang biasa kita pikirkan ialah kesempurnaan. Sadarilah bahwa hampir tidak pernah ada momen yang 100% sempurna. Menunggu hingga semua hal benar-benar sesuai harapan Anda agar Anda bisa memulai mengejar impian ialah penyia-nyiaan waktu yang tragis.

Seperti halnya dalam berwirausaha, Anda tidak perlu harus berhenti total dari pekerjaan sekarang dan langsung terjun ke bidang yang Anda sukai. Anda bisa melakukan langkah untuk berpindah ke wirausaha secara bertahap dan amati bagaimana setiap perkembangannya.  Fokuslah membangun usaha sendiri di waktu-waktu senggang seperti malam hari atau akhir minggu jika Anda masih bekerja untuk orang lain. Ingatlah bahwa menunggu keadaan agar benar-benar sempurna seperti kehendak kita adalah alasan lainnya untuk menunda terwujudnya impian.

Khawatir kewalahan

Merasa kurang mampu atau kurang bisa bukan hal yang aneh lagi saat kita mulai mengikuti panggilan hati untuk menekuni sesuatu. Bahkan kenyataannya jika kita belum merasa kewalahan, artinya kita belum mendorong keluar semua potensi dalam diri kita. Jadi saat kita merasa kewalahan, sadarilah itu adalah tanda bahwa kita sudah berada di jalan yang benar.

Saat mempelajari sesuatu yang baru, akan ada saat kita merasa semuanya tidak bisa dipahami. Semua harapan rasanya musnah. Setelah beberapa saat, informasi akan diambil alih oleh otak kita dan keruwetan akan mulai terurai dengan sendirinya.

Tidak percaya

Perasaan kita mengetahui apa yang menjadi passion kita dan langkah apa yang harus ditempuh selanjutnya. Saat kita mendengarkan kata hati kita, keadaan akan berubah membaik saat kita menemukan jalur yang tepat, yang seakan dibangun khusus untuk kita.

Sebagian besar orang telah lupa bagaimana mendengarkan kata hati mereka karena mereka diajarkan untuk selalu menggunakan logika saat sekolah dan kuliah serta menyingkirkan segala dugaan atau hal berbau intuisi. Ini bukan berarti Anda harus menjadi seorang cenayang tetapi Anda hanya harus kembali berpaling pada nurani.

Terlalu masuk akal

Salah satu tantangan terbesar dalam memberikan kepercayaan perasaan kita ialah pikiran. Pikiran kita selalu haus dengan logika. Ia selalu menginginkan bukti nyata dan menjanjikan semuanya akan berjalan sesuai akal sehat. Namun pada kenyataannya tidka akan pernah ada jaminan. Cara satu-satunya untuk kita bisa sukses ialah memiliki tekad bulat dan mengetahui bahwa kita akan mencapainya suatu saat jika tidak pernah menyerah.

Ini tidak berarti kita harus menyingkirkan logika dari pikiran kita karena kehadirannya juga diperlukan di saat-saat yang tepat.

Nikmati

Ingatlah untuk selalu menikmati proses yang berjalan. Saat kita mulai melakukan sesuatu yang baru, ketakutan selalu menyelimuti dan perasaan tidak percaya diri datang. Namun, kita lupa bahwa kita di sana untuk mendapatkan pengalaman baru dan mengeksplorasi peluang-peluang yang ada. Kesulitan yang dihadapi justru akan membuat kita tumbuh lebih cepat dan besar.

Melakukan sendirian

Temukan orang lain yang memiliki ambisi atau gairah yang sama. Akan lebih baik jika orang tersebut memiliki tingkat pengetahuan atau ketrampilan yang jauh lebih baik dari Anda sehingga ia bisa menjadi mentor atau pelatih. Dengan begitu, Anda bisa belajar lebih baik dan menghindari kesalahan yang akan membuat proses belajar Anda lebih singkat dan menyenangkan.

Menempuh sebuah perjalanan sendirian memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi karena kita akan temui lebih banyak tantangan di sepanjang jalan. Dengan adanya teman, rekan, atau mentor, peluang untuk sukses akan lebih tinggi.

Keteguhan tekad

Tekad yang kuat akan membimbing Anda untuk tetap terus berjalan di saat-saat sulit. Dan itulah yang penting dalam menemukan bidang yang kita sukai. Temukan sesuatu yang kita lakukan dengan sukaria dan sukarela.Saat melakukan ini, kita akan tetap teguh menjalani bidang tersebut meskipun keadaan memburuk. Kita juga perlu ingat saat kita menuju tujuan, kita mungkin akan merasa keluar dari jalur yang seharusnya. Namun, seperti pesawat terbang, kita perlu sesekali mengubah jalur penerbangan kita dan kita akan mencapai tujuan yang benar selama kita bergerak maju.

Jangan Biarkan Rasa Takut Gagalkan Bisnis Anda

Jangan Biarkan Rasa Takut Gagalkan Bisnis Anda PDF Cetak E-mail
Rabu, 13 Juli 2011 09:14
fear_biz876Memulai sebuah bisnis bukan sesuatu yang mudah. Untuk pebisnis baru, tahap awal ini menjadi tahap yang paling sulit. Rasa takut akan kegagalan menjadi sandungan utama. Rasa takut ini semestinya tidak dijadikan penghalang untuk mencapai tujuan. Berikut langkah-langkah untuk meminimalisir rasa ketakutan sehingga Anda tidak gagal berbisnis:

1. Fokus pada skenario terbaik

Anda harus fokus terhadap "skenario" terbaik yang telah Anda pikirkan dan rencanakan. Berhenti membayangkan hal-hal buruk yang mungkin terjadi dalam mencapai tujuan. Jika Anda tetap khawatir maka Anda akan lebih mudah menyerah. Teruslah mencoba sampai Anda mencapai tujuan.

2. Realistis

Mengetahui bahwa setiap tujuan tidak dapat dicapai dengan waktu yang sebentar. Mungkin dibutuhkan waktu yang berbulan-bulan bahkan tahunan sampai Anda melihat hasil yang solid. Jika Anda belum mencapai hasil yang diinginkan dalam bulan-bulan pertama, jangan menyerah dan tetap berusaha.

3. Mendapatkan dukungan

Cari orang-orang yang dapat mendukung Anda dan bisa memberi masukan yang positif untuk Anda. Dukungan akan membantu Anda lebih bersemangat dalam mencapai tujuan.

4. Rencana

Anda harus memiliki rencana matang. Memiliki rencana yang baik di awal dapat mengurangi kekhawatiran. Sebuah rencana akan membuat Anda merasa tenang dan membantu Anda lebih fokus pada tujuan. (*/dari berbagai sumber)

Pelihara Keragaman dalam Perusahaan

Pelihara Keragaman dalam Perusahaan PDF Cetak E-mail
Keragaman dalam ekosistem apapun itu penting bagi keberlangsungan ekosistem itu. Adaptasi yang berbeda dari berbagai organisme dalam sistem tersebut memungkinkan sebagian untuk tumbuh berkembang saat kondisi yang berubah memaksa sebagian lainnya untuk tersingkir.
Perusahaan harus mendorong keragaman, sehubungan dengan orang-orang yang mereka pekerjakan dan sistem yang mereka jalankan , untuk membantu mereka beradaptasi dengan tingkat perubahan yang makin cepat.

perbedaan_maj876Saat pusat intelijen di Bletchley Park didirikan di Inggris Raya selama Perang Dunia II untuk memecahkan kode-kode musuh, direkrutlah orang-orang dari sejumlah latar belakang yang berbeda, seperti matematika, juara catur, ahli bahasa dan ahli isi teka teki silang.

Disiplin mental dan kemampuan yang bervariasi yang dimiliki oleh setiap anggota tim membuat tim tersebut mampu menghasilkan sebuah terobosan baru yang dramatis yang tidak bisa dicapai oleh sebuah tim yang, misalnya, hanya terdiri dari ahli matematika saja.

Sebagaimana Gary Hamel, rekan peneliti di Harvard Business School, garis bawahi: “Keragaman sistem apapun menentukan kemampuannya dalam beradaptasi. Keragaman yang lebih tinggi –seperti keragaman pemikiran, keahlian, sikap dan kemampuan– berarti sebuah cakupan respon adaptasi yang lebih besar. Risiko dalam dunai yang berubah cepat ialah bahwa sebuah perusahaan menjadi terlalu beradaptasi terhadap ceruk ekologi tertentu. Saat perubahan makin cepat, berinvestasi dalam keragaman bukanlah sebuah kemewahan tetapi strategi bertahan.”

Stuart Miller, mantan CEO dan pimpinan grup pemasaran dan eksplorasi energi Royal Dutch Shell, berbicara mengenai manfaat bekerja dengan kelompok kolega yang multi etnis dan multi kebangsaan. “Anda mulai menemukan bahwa Anda mendapatkan beberapa ide yang sangat bagus yang dihasilkan dari terciptanya sebuah budaya yang di dalamnya terdapat berbagai etnis budaya, latar belakang [dan] negara berkumpul bersama. Anda selalu menemukan bahwa ide-ide terbaik datang dari perpaduan pemain yang bervariasi ini yang bekerja bersama dalam sebuah tim di suatu proyek. Mereka akan menghasilkan jawaban yang berbeda dari jawaban yang dihasilkan jika mereka bekerja sendiri-sendiri.

Perusahaan yang amat homogen kurang kuat dalam menghadapi perubahan. Ketrampilan dan sikap mental yang telah tertanam dalam perusahaan tidak mungkin bisa menghadapi perubahan situasi dan lingkungan dengan baik.

Terdapat kecenderungan untuk merekrut orang yang akan sesuai dengan budaya perusahaan yang telah ada yang telah lama melekat: orang-orang yang ‘mirip kami’. Susun tim dengan orang-orang yang memiliki berbagai macam sikap, ketrampilan dan pengalaman.

Doronglah tim untuk melanjutkan usaha mereka memperluas pengalaman selama memungkinkan. Ciptakan peuang bagi mereka untuk belajar tentang hal yang ada di luar spesialisasi mereka.

Perusahaan yang karyawannya berasal dari berbagai latar belakang budaya dan etnis  memberikan perusahaan sebuah keuntungan kompetitif; sebuah percampuran budaya yang kaya cenderung untuk menghasilkan pendekatan-pendekatan inovatif, dan menjaga perusahaan dari sempitnya pandangan.