Beberapa waktu lalu, CiputraEntrepreneurship.com pernah mengulas kisah sukses Carb Ocab,
teknopreneur belia asal Filipina. Carb yang berhasil meraup profit dari
blogging itu memakai strategi memancing sebanyak mungkin user untuk singgah di blognya demi menarik minat pemasang iklan.
Berikut adalah beberapa langkah menjual banner pada website, khususnya bagi para start-up, seperti yang dikutip dari eHow.com.
- Buat media kit mengenai website Anda yang berisi company profile, jumlah traffic, demografi pembaca dan rate harga serta informasi lain yang sekiranya bisa meningkatkan daya jual.
- Memberi tahu user mengenai keberadaan banner di website Anda dengan turut mencantumkan tulisan “Advertise Here” atau “Advertising Available” untuk memperjelasnya. Buat link banner ke laman yang berisi kontak informasi serta media kit.
- Modifikasi menu bar pada website Anda dengan menambah link “Advertise” agar pengiklan bisa terhubung dengan media kit online Anda serta sejumlah informasi penting lainnya.
- Membangun relasi dengan perusahaan atau pelaku usaha yang mempunyai target market sama dengan bisnis Anda. Misal bagi pelaku bisnis travel, jangan lupa untuk mencantumkan link hotel, resto dan obyek wisata menarik lainnya.
- Segeralah menjalin kerja sama dengan perusahaan yang telah mencantumkan link website Anda di website-nya. Pencantuman website tersebut merupakan bukti bahwa konten Anda berkualitas. Hal itu sangat membantu proses penjualan banner kepada pemasang iklan. (*/ely)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar